• Enter Slide 1 Title Here
  • Enter Slide 2 Title Here
  • Enter Slide 3 Title Here
  • Enter Slide 4 Title Here

10.03.2013

---

pengalaman pertama ikut lomba debat bahasa arab tingkat provinsi...
gak nyangka aja tiba-tiba ditunjuk buat ikut lomba,
padahal klo dilihat dari sisi kemampuan,masih banyak banget yang lebih mampu..
tapi ya gak apa juga see,skali-kali ikut buat nambah pengalaman aja..
bertiga bareng lutfiatul farida sama setya widyastuti debat bahasa arab,
ada juga rivani trizonanda,esti kukuh,sama aidatuz zakiyah debat bahasa inggris.
dan official kita ustadzah farida....
selasa pagi kita berangkat ke tempat musabaqoh yang kebetulan untuk saat ini dilaksanakan d bangkalan,madura.
rombongan kafilah kabupaten malang.
malemnya ada pembukaan musabaqoh yang dilakukan di alun-alun kota bangkalan.
kita -peserta-jalan keliling alun-alun sebelum acara dimulai...
pas akhir acara dimulai lah pesta kembang api,,ruuaaameee  bangettt
kembang apinya juga bagusss bangeettt!!!
*dua jempol deh!!

selesai acara pembukaan ternyata lomba debat bahasa arab berbeda tempat dengan lomba bahasa inggris,akhirnya malem itu juga kita berpindah ke tempat lain-pondok pesantren Al-Hikam burneh,bangkalan.
paginya perlombaan langsung dimulai kita-kabupaten malang-dapat urutan ke 12 debat lawan kota kediri...
tema yang kita bahas adalah "pemimpin diktator yang kuat lebih baik daripada pemimpin muslim yang lemah"
nah kebetulan kita sebagai kelompok pro...
nah kan???bayangin tuh tema paling susah diantara yang lainnya,
ustadz alimin ja dari awal dah bilang klo tema yang itu kayaknya emang udah salah!!
ya udah alamat,dalam waktu yang super sempit kita coba cari2 argumen yang kira-kira kuat.
waktu berjalaan terus hingga akhirnya selesai babak penyisihan,,,
hahahha,,,
tinggal nunggu pengumuman aja..
deg..deg...deg


*Bangkalan,4 oktober 2013

10.02.2013

sapu jagat-kita

ALLAH....
jadikan kami wanita-wanita yang mampu menebarkan kebaikan,istiqomah di jalanNya dan jadikanlah kami,,,
.Seberuntung Khodijah
.Secerdas Aisyah
.Sekaya Bilqis
.Sesabar Maryam
.Seindah Fathimah
.Sekeibuan Asiyah
.Seikhlas Khansa'
.Sebarokah Atikah
.Secantik Shofiyah
.Seberani Khaulah binti Azwar
.Sedermawan Zainab binti Jahs
.Seagresif Zulaikha
Allah...
kupinta pula padaMu,,berilah  kami sosok pemimpin yang kan membimbing kami menuju SurgaMu,yang kan sempurnakan separo agama kami,,,yang kan menjadi ayah bagi para mujahidah-mujahidah kami....
pertemukan kami dengan lelaki yang,,,
-Setampan nabi Yusuf
-Sesabar nabi Ayyub
-Sezuhud nabi Khidir
-Seberani nabi Musa
-Setaqwa nabi Ibrahim
-Setegar nabi Nuh
-Semerdu nabi Daud
-Setabah nabi Zakariyya
-Sesetia nabi Adam
-Setaat nabi Ismail
-Secerdas nabi Isa
-Sefriendly nabi Harun
-Sefashionable nabi Idris
-Seperkasa nabi Hud
-Seromantis dan sekaya nabi Sulaiman
dan berakhlaq karimah layaknya Rasulullah Muhammad saw.

Amieen ya rabbal 'alamin...

*ini do'a sapu jagat kita-marhalah VI angkatan 1-
biasa dibaca pas hbis adzan berkumandang.


                                 "itsnata 'asyrota 'aina"

.zizi novia putri                                                           .laily rachmah ihsani
   .afifah sholiha                                                       .yeni ocktavia
      .zivora                                                            .ulin nuha fillah
.lutfiatul faridah                                                           .soraya ulfah
  .noor shifa                                                                       .nanda qonitah
           .amitha putri                                                      .rusydina izzati

10.01.2013

pagi-pagi,,,
lagi enak-enak belajar materi buat debat,tiba-tiba  disuruh buka email...

pas buka ternyataa ada inbox dari orang yang sangat kita hormati...
ustadz Alimin Mukhtar S.sos.i
beliau ngirim materi debat,trus di akhir-akhirnya ada sisipan surat buat kita,,,
nasehat+wejangan beliau...
 
 
Assalamu 'alaikum,
Ini saya kirim 3 naskah yang mungkin bermanfaat, atas permintaan Esti
Tentang hak waris, demokrasi, dan kepemimpinan
Kalau ada kesulitan lain tentang bahan, hubungi saya lagi lewat sms
Saya usahakan membantu sebisa saya

Oh ya, titip pesan untuk semua
Niatkan untuk syi'ar Islam, bukan menonjolkan diri dan pamer
Demi mempererat ukhuwah, bukan bersaing dan bermusuhan
Semoga bermanfaat

Wassalam

MQK

Assalamualaykum,,,,
posisi sekarang lagi ada di madura,ber-enam sama temen-temen
mencoba memberikan yang terbaik untuk islam,
menyebarkan syiar dan mencari pengalaman baru,,,
kita lagi ada lomba Musabaqoh Qiro'atul Kutub.
mewakili malang...
do'ain ya moga lancar dan bisa ngasih yang terbaikk,,,


_Bangkalan,Madura.

9.17.2013

Teknologi yang menelan

Saya bukan pakar intelijen, pun bukan pakar teknologi, saya ini mentoknya hanya di: ahli fiksi. Sejauh ini ada dua novel saya yang menulis tentang konspirasi, termasuk memanfaatkan teknologi di dalamnya. Itu saja mentoknya sy sebgai pengamat konspirasi amatiran. Sebagai penulis fiksi, kadang imajinasi saya berlebihan dan tidak kontekstual. Sebagai orang yang hidup di dunia nyata, sebaliknya, saya justeru tidak suka berpikir yang aneh2, berprasangka buruk. Saya bahkan menjauhi orang2 yg hidupnya berprasangka negatifff melulu. Saya akuntan, dilatih untuk melihat bukti atas setiap transaksi, dan berbagai prinsip lainnya yang sangat material.

Akan tetapi, mungkin menarik saya share hal2 berikut ini. Kalian berhak punya pendapat yang berbeda, itulah guna akal pikiran masing2, semua orang bisa mengeksplorasi pemikirannya.

Menurut hemat saya, teknologi di dunia ini pada akhirnya akan mengerucut kepada sebuah titik saja: informasi.

Ini simplifikasi atas sebuah diskusi besar. Tapi saya tidak menemukan penjelasan lain, sepertinya memang sesederhana itu: informasi. Siapapun yang menguasai informasi, maka merekalah yang menguasai dunia ini. Bukan senjata nuklir, bukan pula senjata kimia. Itu hanya turunan dari informasi. Pun sama, cadangan minyak dunia, bisnis energi, itu juga turunan dari informasi. Semua orang yang memiliki ambisi besar, ingin berkuasa secara politik, ingin memiliki imperium bisnis raksasa, atau simpel hanya ingin merilis lagu dan film baru, mutlak membutuhkan informasi. Dengan informasi yang akurat, maka mereka bisa melancarkan strategi terbaik.

Maka ilmu pengetahuan dunia bergerak maju dalam teknologi informasi ini. Menakjubkan. Baru dua puluh tahun lalu dunia ini masih gelap gulita dalam teknologi informasi. Hanya segelintir orang punya pesawat telepon di rumah tahun 1993, hari ini nyaris seluruh dunia memiliki telepon genggam. Kecepatan penyebarannya lebih mengagumkan dibanding (maaf) endemik penyakit. Tahun 2000, orang2 masih banyak memegang HP jadul sebesar lengan, yang bisa buat nimpuk, hari ini, smartphone membanjiri pasaran--juga sama, tetap bisa buat nimpuk sih.

Tahun 2005, kita belum bicara tentang kekuatan jejaring sosial, hari ini, salah-satu jejaring sosial mempunyai anggota satu milyar lebih. Mereka memiliki pengguna begitu massif. Teknologi informasi berkembang amat cepat, tidak tertahankan. Dan di tengah gelombang kemajuan itu, tidakkah orang2 mulai menyadari, informasi adalah kekuatan terbesar yang ada.

Siapapun yang memiliki ambisi berkuasa, harus tahu persis informasi yang dia miliki. Bila perlu tahu sedetail2nya. Jangankan buat produser yang merilis film agar box office, kalian yang lagi jatuh cinta dgn seseorang saja, ingin tahu sekali seperti apa gebetan kalian itu. Kapan dia buka facebook, apakah dia ngintip profile kalian, apakah dia kirim message ke teman2nya, dan membicarakan tentang kalian, dsbgnya.

Kita telah tiba di titik ketika semua orang dengan senang hati membagikan informasi miliknya. Penyebaran perangkat komunikasi ke seluruh dunia adalah 'vessel' alias kendaraan paling efektif mengumpulkan informasi tanpa paksaan. Cepat atau lambat, misalnya, saat gagdet dilengkapi dengan pemindai sidik jari, tanpa susah payah, ada pihak yang segera punya data lengkap sidik jari orang2. Banyak manfaatnya, tentu saja, ketika ada pelaku kejahatan di sebuah tempat, ketemu sidik jarinya, dengan mudah ketemu orangnya, bahkan ketahuan dia kemarin menelepon siapa, habis update apa. Tapi segala sesuatu memiliki dua sisi, jika kita belum mampu melihat dampak negatifnya di tahun2 mendatang, bukan berarti semua akan baik2 saja.

Sedangkan aplikasi di dalamnya adalah content paling atraktif menggoda para pengguna. Jejaring sosial misalnya, data-data personal di kumpulkan, baik bagi perusahaan yang memang berkepentingan atas bisnisnya, maupun bagi pihak lain dengan agenda yang berbeda. Pun termasuk pemerintah berkuasa, yang bisa memerintah siapapun. Semua informasi itu bisa dimanfaatkan buat apapun. Mulai dari level rendah, ecek-ecek, hingga level tinggi, menyerbu dan menguasai sebuah negara.

Berlebihan? Tergantung. Seberapa penting atau tidak kalian. Jika kalian adalah nasabah kartu kredit dengan catatan transaksi baik, maka sy jamin, bukankah setiap minggu pasti ada yang menelepon menawari asuransi dan produk keuangan lainnya? Jika kalian lebih penting lagi, nasabh besar, maka lebih tinggi lagi pemanfaatan informasi tsb, termasuk hal positif memang, seperti tiba2 ada yang menawari real bisnis. Tapi jika kalian hanya simpel pengguna internet sederhana, paling mentok dapat email SPAM dari Afrika yang menawarkan USD 10 juta.

Kita tidak akan bisa mencegah gelombang ini, orang2 akan menggunakan informasi yang telah kita berikan (termasuk penjahat di sekitar kita bisa memanfaatkannya). Maka saran saya, mulailah berpikir matang, gunakanlah teknologi lebih dewasa. Kita semua tersambung dalam sebuah jaring laba-laba raksasa yang menghimpun informasi. Buat sekat yang jelas. Jejaring sosial, seperti facebook misalnya, bukan tempat kita bebas meletakkan apapun. Kejadian remaja wanita diperkosa atau dilecehkan oleh kenalan di jejaring sosial itu gunung es. Pucuknya saja yg terlihat di berita2, sedangkan dalamnya, banyak yg malu, memilih tutup mulut tidak cerita kemana2. Pun kejadian2 lain serupa.

Jaga anak2 kita dari teknologi. Usia enam tahun, sudah jago berselancar di dunia maya, itu bukan kebanggaan. Repot jika malah mikir sebaliknya. Sama dengan anak usia tiga belas, sudah bisa ngebut di tol, sudah bisa pacaran, kacau sekali kalau orang tuanya mikir malah bangga, atau orang di sekitarnya menganggap itu keren, diidolakan. Ada batas ketika anak2 kita memang masih rentan dan tidak bisa bertanggung jawab atas prilaku mereka sendiri.

Silahkan pikirkan baik2 masalah ini. Teknologi yang berada di sekitar kita, tidak sesimpel untuk seru2an, asyik2an, dan senang2 saja. Setidaknya pastikan kita tidak ditelan oleh teknologi itu, menghabiskan banyak waktu untuknya, tanpa memperoleh manfaat yang setimpal. Jika kalian tidak sependapat dgn catatan ini, tidak perlu repot2 membantah di kolom komen. Tinggal buat tulisan sendiri di profile masing2. Itu akan lebih bermanfaat membesarkan cara berpikir, bukan membesarkan jempol dan jari mengetik komen. Dan jelas, itu salah satu contoh memanfaatkan secara positif jejaring sosial di sekitar kita.

*Tere Lije

menyayangi-

*Menyayangi masalah kita

Saya suka majalah anak-anak, dulu waktu kecil, usia SD, sy paling suka membaca majalah anak-anak. Dulu ada TomTom, juga BoBo, dan judul2 lainnya. Sekarang, sudah punya anak satu, saya juga masih suka baca majalah anak-anak. Hehe, jadi kalau ada majalah anak2 di rumah, di ruang tunggu, di mana saja, pasti dibaca dari halaman depan hingga halaman belakang, bersih. Termasuk baca puisi yang ditulis anak2, memperhatikan lukisan yg digambar anak2.

Kalian tahu, menurut saya, dunia anak2 itu selalu istimewa.

Saya juga menulis catatan ini karena barusaja membaca majalah anak2, BoBo. Edisi lama malah, November 2012. Di salah-satu artikelnya, saya membaca seorang anak bernama Meylan, dia tinggal di pulau terpencil di kelilingi laut luas Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Nah, si Meylan ini, kalau sekolah harus menyeberangi laut dengan sampan, lantas berjalan kaki, kemudian mendaki lereng, karena sekolahnya terletak di pulau berbeda, di atas bukit pula. Tinggi lerengnya adalah 56 anak tangga besar2.

Saya kira, ribuan anak2 lainnya di seluruh Indonesia juga harus berjuang tiba di sekolahnya. Ada yang menyeberangi sungai, ada yang akrobat di jembatan rusak, ada yg membawa obor karena jalan kaki melintasi hutan pagi buta, ada yang melintasi pematang sawah, dsbgnya, banyak sekali yg seperti Meylan.

Tapi yg satu ini istimewa sekali. Membayangkan Meylan naik sampan, lantas jalan kaki, lanjut mendaki bukit saja sudah melelahkan, apalagi kalau menjalaninya sendiri. Itu perjalanan fisik yang melelahkan bagi anak kecil. Dan dia harus melakukannya setiap hari. Berangkat pagi, pulang sore. Sepanjang tahun, bertahun2. Maka istimewa sekali saat Meylan ditanya bagaimana agar dia tidak capek? Dia menjawab: "Kusayangi jalanku supaya kakiku tidak mengeluh capek." Jawaban yang sederhana sekali, Meylan menyayangi jalan tersebut agar dia tidak mengeluh capek.

Inilah kenapa sy suka membaca majalah anak2. Karena selalu saja ada hal cemerlang dari dunia anak2.

Meylan tidak membenci jalan yang harus dia lewati (jalan dalam arti sebenarnya), dia tdk membenci naik sampan, jalan kaki, juga mendaki bukit tinggi. Dengan semua keterbatasan, dia memutuskan menyayangi jalan tersebut, agar kakinya tidak mengeluh capek.

Maka, apakah kita orang dewasa telah menyayangi semua kesulitan yang kita hadapi? Hidup ini memang banyak masalah, ada yang mentok di pekerjaan menyebalkan bergaji rendah, ada yang mentok di rumah saja tidak bisa kemana2, ada yang mentok gagal terhambat inilah, ada yang kecewa berat terhambat masalah itulah. Tapi apakah kita akan marah-marah atau sebaliknya dengan semua situasi tersebut? Atau kita akan belajar dari Meylan, menyayangi masalah yang sedang kita hadapi, agar kita tidak banyak mengeluh. Kalau kita ingin marah2, maka ingatlah kisah si Meylan ini, dia memutuskan untuk menyayangi jalannya, termasuk 56 anak tangga itu, supaya kakinya tidak mengeluh capek.

Sungguh, anak2 di sekitar kita kadang memberikan pelajaran keren. Dan saya menulis di salah-satu buku (eh, sebenarnya di banyak buku2 itu); bukan anak2 yang selalu belajar banyak dari orang dewasa, dalam situasi tertentu, kitalah, orang dewasa, yang belajar banyak dari anak2 di sekitar kita. Jadi bukalah mata kita, mari belajar dari mereka.

Demikian.

tere-liye

*Kisah cinta klasik

Bang Tere dengan pemahaman baik, apakah masih mungkin kita mengalami haru-biru kisah perasaan? Merasakan semua kebahagiaan? Karena jadinya nggak boleh pacaran, nggak boleh berduaan, nggak boleh macam-macam?

Jawabannya, tentu saja masih. Absolut. Mutlak. Masih.

Akan saya ceritakan sebuah kisah klasik tentang cinta. Tidak detail--karena tentu saja yang tahu detail adalah yang bersangkutan, dan saya takut salah menceritakannya, tapi cukup untuk memberikan gambaran, bagaimana ketika pemahaman baik membungkus sebuah kisah cinta.

Adalah seorang pemuda, tinggal dan dibesarkan oleh anak pamannya. Sejak kecil dia selalu dekat dengan orang yang mendidiknya ini, malah jadi favorit dan dalam berbagai kejadian amat sangat diandalkan oleh orang yang mendidiknya. Pemuda ini tumbuh besar, gagah, pintar, cemerlang. Banyak sekali gadis yang naksir padanya. Siapa tidak? Tapi pemuda ini punya rahasia kecil, dia jatuh cinta pada seorang gadis? Siapa gadis itu?

Gadis itu adalah anak dari orang yang telah mendidiknya sejak kecil. Mereka hampir sebaya. Karena sejak kecil pemuda ini tinggal di rumah orang yang membesarkannya, tidak sulit membayangkan cinta tersebut tumbuh. Sering bertemu sejak kecil, bahkan boleh jadi teman bermain sejak kanak-kanak. Mereka hampir sebaya, si pemuda lebih tua beberapa tahun saja. Tapi, hei, gadis ini adalah anak dari orang yang mendidik, menampung, membesarkannya, dan amat dihormatinya, bukan? Dan diluar itu, gadis tersebut juga tumbuh cantik, pintar, cemerlang. Tidak kurang orang2 besar yang hendak meminangnya.

Nah, ternyata, rahasia yang sama juga tumbuh di hati si gadis tersebut. Saya tidak tahu bagaimana persisnya perasaan itu tumbuh. Doa-doa dikirimkan ke langit. Tapi dua orang ini adalah orang2 terbaik di jamannya, amat cemerlang pemahamannya, mereka tidak akan melanggar batas, bahkan saling melirik pun tidak berani, apalagi berduaan, bicara tentang perasaan secara terbuka. Saya tidak tahu berapa lama perasaan itu terpendam, yang pasti si gadis telah berkali-kali dilamar. Andaisaja lamaran itu diterima orang tuanya, maka boleh jadi padamlah kesempatan itu. Binasalah perasaan cinta tersebut.

Lantas bagaimana akhirnya mereka bisa bersatu? Tuhan yang mengirimkan perintah agar mereka menikah. Ya Allah, itu menakjubkan sekali. Orang-orang hari ini sering lupa, jodoh adalah rahasia milik Allah, maka kisah ini adalah bukti nyata bagaimana skenario paling terlihat atas keterlibatan Allah. Si pemuda menjual perisai perangnya untuk pernikahan tersebut, pembeli perisai tersebut (yg juga adalah orang terbaik di jaman itu) mengembalikannya, sebagai hadiah pernikahan. Dan menikahlah pasangan muda ini. Hingga si gadis itu meninggal, pemuda tersebut tidak pernah menikah lagi--meskipun boleh dan banyak orang di sekitarnya yang melakukannya. Gadis itu cinta pertamanya, dan sebaliknya, pemuda itu cinta pertamanya. Banyak sekali kisah mengharukan setelah mereka menikah. Pengorbanan atas cinta. Kisah bahagia, kabar duka, semuanya mereka lalui. Cinta hingga meninggal.

Silahkan rubah nama pemuda itu dengan Ali Bin Abi Thalib, dan ganti nama gadis itu dengan Fatimah putri Muhammad Rasul Allah. Itulah kisah cinta pasangan yang memiliki pemahaman baik.

Hingga hari ini, Kawan. Jodoh tetap hak mutlak Allah. Tentu saja kita tidak akan menemukan lagi ada perintah langsung menikahlah dengan siapa. Tetapi skenario jodoh itu tetap berjalan dalam skenario Allah. Mau sebenci apapun kita dengan seseorang, jika jodoh, besok lusa malah menikah. Mau secinta apapun kita dengan seseorang, kalau tidak jodoh, besok lusa tidak akan menikah.

Apakah kita bisa mengalami perasaan cinta yang agung? Bisa. Dan terlepas dari akan seperti apa mengharu biru perasaan kita. Kesedihan. Pengharapan. Menunggu. Bersabar. Maka selalu bentengi dengan pemahaman yang baik. Ada kaidah2 agama yang tidak bisa dilanggar, ada peraturan2 yang tidak bisa diabaikan.

Semoga dipahami.

*Tere Lije



> repos bang tere

8.12.2013

hehehe,,,
liburan ini akk buat-buat slide video dari foto-foto yang ada
mulai dari uter,hadiah buat ustadzah sholihah dan lain-lain...
maunya se di upload di youtube,,
biar temen-temen yang lain juga nyimpen gitu,,
hehehe...
http://youtu.be/4w767hhA1LY
kalo yang ini foto-foto pas uter-
lucu-lucu kalo liat ekspresi temen-temen,,,
ngakak dewe...


8.11.2013

akk-

hmm,,,
rasanya lama banget gak pernah posting lagi,,,
gak sempet siihh,,
selalu gak ada waktu buat nulis...
kemaren pas hari pertama liburan..
mamiku sakit boy,,masuk rumah sakit segala lagi..
jadi,,,
akk yang gantiin semua tugas rumah tangganya,
coz cuma akk anak cewek yang tersisa dirumah,yang lain dah pada ikut suaminya,trus adek2ku juga masih pada kecil2..
alhasil akk yang harus ngurus rumah,,,
mulai dari masak,cuci baju,cuci piring,bersiin rumah,nyiapin sekolah adek-adekku...
wes pokoknya ribet deh,,,
tapi alhamdulillah deh,sekarang mami dah sembuh yaa,,walaupun belom sembuh total juga seee,,,
tapi kan gpp,yang penting dah pulang,,
hehehe....
bisa lebaran bareng,,,,

7.26.2013

tentang kerinduan-

puisi rindu

entah kenapa
hati ini merasa kehilangan
akan sesosok kepribadian
yang begitu lembut

yang menemani dalam kesendirian
yang menghangatkan dikala hati membeku
hari-hari dalam kebersamaan
mungkinkah hanya tinggal kenangan belaka

canda tawa bersamamu
kini hanya penantian
tutur sapa dengan dirimu
kini hanyalah impian semata

jauh tatapan untuk bertemu
jauh kata untuk menyapa
walau jarak membentang menghalangi
namun hati menanti hadirnya dirimu

Puisi Rindu

Segurat wajah sendu... Seuntai syair pilu...
Sepotong hati yang berbalut rindu..
Rindukan hadirmu, rindukan senyummu..
Tuhan di Surga.. trimakasih tlah kau Kirim
Dia yang sangat berarti
Untuk hidupku
Dia pelangi hatiku, warnai hariku...
Sepotong asa didada untuk tetap ada, takkan sirna
Kini... nanti... dan sepanjang masa.

Puisi Rindu

Awalnya ku tak sungguh2 mnyukaimu
kemudian sedikit demi sedikit
Ku mulai mnyayangimu
Tapi kini kau seperti
Semkin terasa jauh dariku
Tak tahu ku kenapa begitu
Seperti daun yang tertiup angin
Entah sanggup ku raih entah tidak
Aku merindukanmu
Sangat amat merindukanmu
Aku hanya bisa menuliskannya pada Selembar kertas putih yang bersih
Betapa ku merindukanmu
seperti ratusan liter air yang berada di pantai
seperti itulah rinduku padamu

Tentang Rindu

Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani
Biarlah ku nikmati kesunyian ini
Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini
Biarlah ku nikmati kehampaan ini
Mungkin air mata yang tulus
Akan lebih bermakna daripada tawa penuh dusta
Semoga kerinduan ini kan segera berakhir
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna
Dan dapat membuat ku bahagia

Cinta dan Rinduku Padamu

Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.

Rindu

Akan ke manakah angin melayang
Tatkala turun senja nan muram
Pada siapa lagu kuangankan
Kelam dalam kabut rindu tertahan
Datanglah engkau berbaring di sisiku
Turun dan berbisik tepat di sampingku
Belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku
Kuingin menjerit dalam pelukanmu
Akan kemanakah berarak awan
Bagi siapa mata kupejamkan
Pecah bulan dalam ombak lautan
Dahan-dahan di hati berguguran

Untuk Ku

Lidah membuat kita terluka
Hingga…
Ego membuat kita terpisah
Aku pergi ke heningan malam
Engkau pergi ke ujung jalan
Tanpa menoleh lagi kebelakang
Di tepi pasir putih ini
Aku kembali merenungimu
Mengapa pengorbanan untuk cinta kita
Tak di anggap ada
Aku kembali kesini
Tempat di saat kita berpisah
Karena rinduku padamu
Berharap kau berfikiran sama
Kembalilah untukku dari ujung jalan sana

Senja Yang Indah

Saat matahari mulai terbenam
Aku melihatmu tersenyum di sampingku
Aku tak berkedip menatap matamu
Bagiku, matamu begitu sempurna
Hari itu
Aku merasakan denyut nadimu
Detakan keras jantungmu
Harum nafasmu
Juga hangat cintamu
Kini tentangmu kujadikan crita sebelum tertidur
Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap
Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi
Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini begitu merindukanmu
Engkau adalah kisah terindahku

Yang Terjadi

Apa yang akan terjadi pada Diri
Sudah tertulis di Kabut Gunung Giri
Walau seperti menguap di Tengah Hari
Itu masih nyata tertera di Cosmic Memory
Tapi aku harus terus Menyanyikan Lagu
Itulah hiburan melepas Rindu Kalbuku
Rindu kepada yang pernah menemaniku semasa waktu
Kepada Dia yang membuatku terlena
Aku tak mampu
Membuat jadi lebih baik seseorang
Biar kubaca Puisi hanya untuk Batu Karang
Karena Rinduku kepadaNya, Dulu dan Sekarang



#rinduakansemuatentangmu :)