Tampilkan postingan dengan label repos:). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label repos:). Tampilkan semua postingan

7.08.2013

iya kan?/

*Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak

Ditolak masuk sekolah yang diidamkan, atau diterima
Ditolak masuk pekerjaan yang diharapkan, atau diterima
Ditolak mentah2 lamaran ke anak gadis orang, atau diterima

Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak
Pegang saja nasehat ini, maka jangan2 kalian sudah punya penjelasan tangguh
Apapun kesempatannya,
Apapun pilihannya,
Apapun situasinya,
Hanya soal diterima atau ditolak

Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak
Jadi jangan pusing lama-lama
Jangan galau berkepanjangan


__belajar menerima segala kemungkinan itu..

:-)

*Jarak yang satu dengan yang lain

Terkadang, Kawan,
Jarak antara minta nasehat dengan minta diomelin itu dekat sekali

Terkadang, Teman,
Nyari tempat curhat atau nyari tempat bertengkar juga tidak ada bedanya

Terkadang, Sahabat,
Jarak antara cari2 perhatian dengan minta dimarahin juga tipis

Pun sama halnya
Diskusi dengan berdebat, kadang tiada bedanya
Minta tolong dengan maksa, sering serupa
Ngasih contoh dengan riya, mungkin entahlah
Bertanya dengan menguji, kadang sama saja
Sayang dengan possesif, mungkin tak ada beda
Dan lebih panjang lagi daftarnya

Aduhai, Kawan
Yang sungguh menarik di realita jagad raya hari ini
Ketika imut2 dan menggemaskan jadi trend,
Kalian harus tahu,
Jarak antara bermanja2 dengan minta ditabok itu,
kadang hanya sebesar benang saja.

Demikian.


*repos..

6.26.2013

*Tepi-tepi kehidupan

Hidup adalah tepi-tepi pemahaman.
Yang saling bertolak belakang satu sama lain
Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali,
Kita akan memahami tepi satunya lagi

Tidak paham?

Hei, bukankah dengan melewati seluruh tepi kesedihan
Maka kita akan paham hakikat kebahagiaan

Lewatilah tepi kesendirian
Maka kita akan bersyukur atas kebersamaan

Laluilah tepi kefakiran
Maka kita akan mengerti memiliki

Cobalah untuk diam, hening
Maka kita akan lebih dewasa menyikapi keramaian

Rasakanlah tepi pengkhianatan
Maka kita akan paham hakikat kesetiaan

Alamilah sensasi tepi ditinggalkan
Maka kita akan mengerti definisi menunggu

Lewatilah tepi kebencian
Maka kita akan paham tentang kasih sayang

Hidup adalah tepi-tepi pemahaman.
Yang saling bertolak belakang satu sama lain
Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali,
Kita akan memahami tepi satunya lagi


*repos-untuk.mu-

6.22.2013

oohh..

Seorang anak perempuan protes kepada Ibunya : "Bu, usiaku sekarang sudah 18 tahun, tetapi kenapa aku belum boleh pacaran?"

Dengan suara lembut kemudian Ibunya menjawab : "Nak, tahukah engkau? Allah telah menitipkan milik Nya pada ibu. Sehingga ibu harus tetap menjaganya, memeliharanya. Karena itu adalah amanah."

"Apa maksud Ibu?" si anak gadis bertanya.

"Wahai anakku, ketahuilah bahwa dirimu adalah milik Nya yang di amanahkan kepada ibu. Engkau adalah harta yang paling berharga dimata ibu." sang ibu berkata seraya mengelus kepala putrinya dengan lembut.

Namun anak gadis itu masih belum berhenti berkata untuk mengiyakan apa yang disampaikan Ibunya. "Tetapi, apa salahnya jika saya pacaran Bu? Saya lihat teman-teman semua bebas berpacaran."

Sambil tersenyum penuh kasih sayang ibu menjelaskan : "Anakku yang cantik, coba pikir kenapa layang-layang bisa tetap terbang? Dia terbang karena ada benang yang mengikatnya. Bayangkan jika benang itu putus, layang-layang itu akan terbang dengan bebasnya. Namun setelah itu layang-layang akan jatuh atau tersangkut. Begitu juga dengan dirimu nak, ibu mengikatmu dengan nasehat karena ibu ingin agar dirimu tetap beredar dalam Ridha Allah."

"Ibu, terima kasih ibu." kata si anak gadis sambil memeluk erat ibunya.
 
# repos.

nie,,,

Kisah Nyata Suami Istri Mengharukan

Sepasang suami istri sedang makan malam bersama di rumah. Mereka adalah pengantin yang baru menikah 2 bulan. Di tengah makan malam mereka, sang istri membuka pembicaraan..

Istri : "suamiku sayang, bolehkah aku melakukan usul?".
Suami : "boleh istriku sayang, silahkan!!".
Istri : "saya ingin kita menulis kekurangan pasangan kita masing2 di kertas kosong..agar kita bisa salin
g intropeksi diri. tapi janji, tidak ada yang boleh tersingung. bagaimana sayang".
Suami : "baik istriku, insya Allah.." *sambil tersenyum manis*

Sang istri kemudian pergi mengambil 2 lembar kertas kosong dan pulpen. Lima belas menit kemudian...

Istri : "sayang saya sudah selesai menulisnya.. apakah engkau juga sudah selesai?".
Suami : "iya , saya juga sudah selesai!".
Istri : "baiklah, sekarang tukar kertas kita masing2. Jangan ada yang dibuka dulu. Nanti dibaca secara terpisah setelah saya membereskan makan malam ini!".
Suami : "iya sayang!" *sambil kecup istri*

Si istri mulai membereskan makan malam dan suami lantas pergi ke kamar tidur. Beberapa saat kemudian istri kirim sms kepada suami..
"suamiku, sekarang saya sudah selesai. Silahkan buka kertasnya dan baca tulisannya di kamar. saya akan membacanya di dapur "

Sang suami langsung membuka kertas dan membacanya. Setiap membaca tulisan mengenai kekurangannya, air matanya tidak bisa dibendung, mengalir di setiap sudut matanya. Karena ternyata begitu banyak kekurangan pada dirinya. Sementara itu, di dapur sang istri juga membuka kertas.

Tak lama kemudian sang istri menghampiri suami ke kamar ..

Istri : "bagaimana suamiku, engkau telah membacanya?"
Suami : "sudah istriku, maafkan aku yang tidak bisa sempurna mendampingimu..maafkan aku," *air matanya semakin deras mengalir*
Istri : "iya suamiku, tapi mengapa engkau tidak menulis apapun dikertas itu? padahal aku telah menulis segala kekuranganmu.."
Suami : "wahai istriku tercinta, tahukah engkau? aku mencintaimu apa adanya.. sehingga aku melihat kekuranganmu adalah kelebihanmu dan aku tahu Allah menciptakan setiap manusia dengan berbagai kekurangannya, untuk itu aku sebagai suamimu akan menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan istriku.. aku mencintaimu karena Allah wahai istriku". *sambil menangis dan berbisik lirih di telinga sang istri*

Sang istri pun tak sanggup menahan tangis mendengar ucapan dari sang suami yang begitu sangat mencintainya.
# Raisya mumtaza*repos

6.21.2013

sabar,,

*Definisi sabar

Saya itu kadang tergoda menulis definisi. Padahal itu tidak baik. Selalu lebih baik menyampaikan sesuatu lewat cerita, simbol, kiasan, lantas membiarkan pembaca menyimpulkan sendiri definisinya.

Apa itu sabar? Sabar adalah.... Nah, kan, saya lagi2 tergoda untuk menulis definisi.

Baiklah, akan saya jelaskan saja dengan cerita.

Seorang remaja disuruh Ibunya menunggu di pintu pasar, sementara Ibunya akan berbelanja di dalam selama empat jam. Maka apa itu sabar?

1. Si remaja menunggu empat jam, tidak beranjak dari pintu pasar, hingga Ibunya datang. Satu dua dia mengeluh, aduh, alangkah lamanya Ibu. Bertahan lagi. Tergoda hendak duluan pulang. Bertahan lagi. Mengeluh lagi, aduh, apa sih yang Ibu beli. Tapi syukurlah meski berkali2 tergoda, mengeluh, dia tetap di pintu gerbang itu selama empat jam.

2. Si remaja menunggu empat jam, tidak beranjak dari pintu pasar, hingga Ibunya datang. Tidak sekalipun dia tergoda, tidak sekalipun dia mengeluh. Dia sungguh yakin, Ibunya akan muncul setelah empat jam berlalu, dan mereka bisa pulang bersama. Selesai. Keren sekali, empat jam yang hebat. Si remaja berdiri gagah di pintu gerbang, tersenyum yakin.

3. Si remaja menunggu empat jam, tidak beranjak dari pintu pasar, hingga Ibunya datang. Aduhai, dia tidak sekali tergoda, tidak sekalipun mengeluh, yakin Ibunya akan muncul, dan tidak hanya itu. Dia memutuskan diri untuk menyibukkan diri di pintu pasar itu. Ada nenek2 repot membawa belanjaan ke atas becak di pintu gerbang, dia bantu dengan sukarela. Ada anak-anak yang tersesat, ditinggal orang tuanya, dia bantu lapor ke petugas keamanan di pintu gerbang. Bahkan dia sempat belajar memperhatikan bagaimana pedagang dawet yang mangkal di sebelahnya. Jadi tahu bagaimana tips membuat dawet yang enak. Juga bercakap-cakap dengan pedagang lain. Mencatat banyak hal dalam pikiran. Empat jam berlalu tidak terasa, banyak sekali kebajikan dan ilmu bermanfaat yang diperolehnya, hingga Ibunya keluar dari pasar.

Nah, apa itu sabar? Sabar adalah.... Tidak. Tidak my dear anggota page; kalianlah yg seharusnya menemukan definisi2 itu. Dengan memperhatikan, dengan mengamati, dengan mendengarkan nasehat2 yang baik. Dipikirkan, direnungkan. Maka, mau seperti apa orang lain mendefinisikan sesuatu--dalam hal ini definisi sabar, kalian memiliki versi sendiri yang kalian yakini, lantas gunakan dalam hidup keseharian. Itulah sebenar2nya definisi.

Dan itulah juga yang selalu disebut: pemahaman yang baik.





# repos*
tere-liye.