7.10.2013

hari ini--

alhamdulillah hari ini udah mulai puasa ramadhan....

huuuu,,lega deh rasanya,,
udah buka soalnya,hehehehe:)-allay deh-
gak ada yang istimewa buat hari ini,,
sama kyak hari-hari biasanya,berjalan apa adanya..
dimulai dari pagi hari-jam 4-an baru bangun buat sahuur,,
trus shalat subuh,baca qur'an,,
habis itu gara-gara ngantuuukk polll,,,
tidur deh sampeek jam 8an...-parah bangett kan??//-
habis itu ikut bimbingan ma ustadzah intan,,
dan alhamdulillahnya lagi hari ini gak ada tahfidz....
huuuhhh lweeeggaaa rasanya,,,
cuma nyari berita arab trus nyoba nerjemahin aja,,tapi banyak juga seee..
dhuhur tidur bentar,ngaji,trus liat ftv-byasa jrang liat tipi-hehehehe:)

pas asyar,rencananya mau shalat jamaah di masjid,,
ehhh,,tiba-tiba aja hujannya deresss banget,,kamarku-ruang jahit- aja mpek kebocoran lagi,,untung gak deres banget bocornya,,,
habis itu sambil nunggu adzan,akk liat "3 semprul mencari surga"
ngakak liat film itu,,,lucu juga ternyata,,
hehehhee:)
akhirnya,,,adzan juga,,,
jadi deh akk buka  dengan setengah gelas air putih saja-gak ada jatah ta'jil buat kita seee-

habis shalat magrib,makan bareng ma temen-temen sama ikan bakar-beli di depan boarding-ma ayam goreeenggg....
hehehehe,,,
udah deh abis itu shalat isya',trus shalat taraweeh jamaah di masjid-
trus baca quran bentaaarrrr habis itu ketemu ma mak chol di depan masjid,
jadi deh ngobrol-ngobrol bentar truss
buru-buru lari ke labkom,,,
entri blog....


*nothing idea...:/

7.08.2013

iya kan?/

*Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak

Ditolak masuk sekolah yang diidamkan, atau diterima
Ditolak masuk pekerjaan yang diharapkan, atau diterima
Ditolak mentah2 lamaran ke anak gadis orang, atau diterima

Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak
Pegang saja nasehat ini, maka jangan2 kalian sudah punya penjelasan tangguh
Apapun kesempatannya,
Apapun pilihannya,
Apapun situasinya,
Hanya soal diterima atau ditolak

Hidup ini hanya soal diterima atau ditolak
Jadi jangan pusing lama-lama
Jangan galau berkepanjangan


__belajar menerima segala kemungkinan itu..


*Burung pipit, penyu dan pohon kelapa

Ada tiga teman baik, burung pipit, penyu dan pohon kelapa. Ketiga-tiganya menghuni sebuah pulau kecil, persis menghadap samudera luas. Bagaimana mereka bertiga bisa berteman? Satu mahkluk udara, satu mahkluk air, satu tumbuh2an. Jangan ditanya, karena sy juga tidak tahu jawabannya. Dalam membuat sebuah perumpamaan, ada hal2 yang tidak perlu dibahas panjang lebar, karena tidak ada gunanya. Jadi mari fokus saja ke ceritanya. Insya Allah kalian akan suka.

Nah, tiga teman ini sedang saling bercerita, tentang petualangan mereka kemana saja selama bertahun2 terakhir. Si burung pipit mendapat giliran pertama bercerita. Dia bilang, dia barusaja terbang ke pulau-pulau lain, mengunjungi sawah2 luas, menatap kota2 besar, melihat banyak hal, menyaksikan hal2 menakjubkan. Jauh sekali, bisa puluhan kilometer terbangnya. Lincah. Maka pengalamannya tidak terbilang. Seru sekali mendengar cerita si burung pipit. Dua temannya bertepuk tangan senang.

Si penyu mendapat giliran kedua bercerita. Wah, kalian tahu penyu, bukan? Usianya ratusan tahun, dan sesuai siklus, mereka bisa berenang melintasi samudera untuk mencari pasangan dan bertelur. Maka ceritanya lebih dahsyat lagi. Si penyu bilang dia menyaksikan kota-kota di tempat jauh, gedung2 tinggi, budaya dan peradaban berbeda, mereka bisa berenang ratusan hingga ribuan kilometer, penjelajah air yang tangguh. Lebih seru lagi mendengar cerita si penyu ini. Dua temannya bertepuk riuh, senang.

Giliran si pohon kelapa yang bercerita terakhir kali. Aduh, si kelapa bingung mau cerita tentang apa? Gimana sih? Bukankah dia tumbuh2an, ya sudah takdirnya terbenam di tanah, pinggir pantai, tidak bisa kemana2, menyaksikan iri, menonton cemburu hewan2 lain yang berpetualang. Dia tidak bisa kemana2. Dia hanya bisa menatap matahari terbit, kemudian sorenya tenggelam, sunset, hanya disitu2 saja, dipinggir pantai sepanjang hidupnya. Aduhai, apa yang harus dia ceritakan?

Si burung pipit dan si penyu menunggu antusias. Ayolah si pohon kelapa, apakah kau tidak punya cerita petualangan yang hebat? Dua teman baiknya membujuk. Maka setelah diam sejenak, si pohon kelapa akhirnya bercerita. Tentu saja dia punya cerita petualangan hebat, my dear anggota page. Namanya juga ini tulisan karang2an si Tere Liye, pasti ada sebuah rahasia kecil yang disimpan si pohon kelapa.

Apa rahasinya? Ternyata sederhana sekali. Lihatlah buah2nya yang ranum, berwarna kelabu, matang, lantas jatuh sendiri di pasir pantai. Air pasang datang menggulung si buah2 kelapa yang terjatuh. Lantas membawanya pergi ke lautan luas. Kalian tahu, buah kelapa itu tahan banting, mengapung, terombang-ambing oleh ombak, ikut saja kemana dibawa, berhari-hari, berminggu2, berbulan2, hingga ke seberang benua jauh tak terbilang, hingga akhirnya kandas sendiri di pantai berbeda, akarnya keluar, tunasnya tumbuh, menjadi pohon kelapa yang tinggi. Itulah petualangan si pohon kelapa. Tidak terbilang ratusan buah2nya yang mengambang, melayari samudera luas.

Si burung pipit terdiam, kemudian berseru, "Amboi, bukankah itu buah2 kelapamu yang tumbuh di pulau seberang itu, Teman?". Si penyu juga tidak kalah berseru, "Astaga, kawan, aku mengenal buah kelapamu yang tumbuh di pulau ribuan kilometer sana. Sudah jadi pohon kelapa yang berbuah lebat. Ternyata itu buah darimu?"

Maka, my dear anggota page. Kata siapa? Kata siapa sih kalau kita hanya ditakdirkan ada di situ2 saja, tidak bisa kemana2, entah karena keterbatasan, entah karena memang sudah nasib, maka kita tidak bisa melakukan hal hebat? Tentu saja bisa. Lihatlah si pohon kelapa di pinggir pantai itu. Dia tidak bisa terbang, tidak bisa berenang, tapi buah2 miliknya melanglang buana kemana2, lebih jauh dibanding si burung pipit dan si penyu. Kita bisa melakukan hal yang sama persis. Kebaikan kita, entah itu melalui tulisan, bantuan, pertolongan, dsbgnya, bisa menyentuh sudut2 dunia. Dan hei, hari ini, dunia toh sudah tersambung begitu rupa oleh teknologi, maka sungguh lebih canggih lagi kesempatan petualangan "buah2 kebaikan" milik kita.

Demikianlah. Mari kita kirim "buah2 kebaikan" tersebut kemana2.


_untukmu_

:-)

*Jarak yang satu dengan yang lain

Terkadang, Kawan,
Jarak antara minta nasehat dengan minta diomelin itu dekat sekali

Terkadang, Teman,
Nyari tempat curhat atau nyari tempat bertengkar juga tidak ada bedanya

Terkadang, Sahabat,
Jarak antara cari2 perhatian dengan minta dimarahin juga tipis

Pun sama halnya
Diskusi dengan berdebat, kadang tiada bedanya
Minta tolong dengan maksa, sering serupa
Ngasih contoh dengan riya, mungkin entahlah
Bertanya dengan menguji, kadang sama saja
Sayang dengan possesif, mungkin tak ada beda
Dan lebih panjang lagi daftarnya

Aduhai, Kawan
Yang sungguh menarik di realita jagad raya hari ini
Ketika imut2 dan menggemaskan jadi trend,
Kalian harus tahu,
Jarak antara bermanja2 dengan minta ditabok itu,
kadang hanya sebesar benang saja.

Demikian.


*repos..


Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama – menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jangan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan – seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan ke udara – hanya menangkap kekosongan semata.
Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, ini bukan soal apa yang kita pelajari di sekolah tetapi, bila kita tidak pernah belajar makna persahabatan, kita benar-benar tidak belajar apa pun.


thank you friends for being there,,,


hahahaha,,,
rasanya pengen ngakak kalo buka pengumuman SBMPTN ini,,,
lagi-lagi gak lolos,,,
kemaren SNMPTN juga dah gak lolos,,
sekarang SBMPTNnya juga gak lolos lagi....

emang udah jalannya kali ya,,,
belom waktunya lolos,,,

yaaa,,,,
gak papa lah,masih ada jalan laen,,
masih banyak peluang,,,



---nyanteee aja see walopun nyeseekk


 
PENGUMUMAN HASIL SBMPTN 2013

Maaf anda tidak lulus SBMPTN 2013.


Nomor Peserta : 113 - 55 - 11004
Tanggal Lahir : 23 - 06 - 1995

6.27.2013

--

wuaaahhhh,,,
hari ini temen-temen alumni SMA banyak yang dateng kesini boy,,
lagi jadwalnya cap 3 jari ma ambil ijazah,,,
rameee banget.seneng rasanya bisa kumpul-kumpul bareng lagi ma mereka...
bisa ketawa-ketawa bareng lagi,,,
rasa-rasanya pengen gak pisah aja,tapi yaahhh mau gimana lagi...
apapun yang terjadi kita punya tujuan masing-masing,punya mimpi masing-masing
gak selamanya bisa bareng,,,

sedihhh banget rasanya pish lagi,,
tapi gak apa,,,
moga ntar kita tetep dipertemukan lagi,,,

salam perjuangan yakk!!//
SUKSES SELALU KAWAND!!..

6.26.2013

*Tepi-tepi kehidupan

Hidup adalah tepi-tepi pemahaman.
Yang saling bertolak belakang satu sama lain
Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali,
Kita akan memahami tepi satunya lagi

Tidak paham?

Hei, bukankah dengan melewati seluruh tepi kesedihan
Maka kita akan paham hakikat kebahagiaan

Lewatilah tepi kesendirian
Maka kita akan bersyukur atas kebersamaan

Laluilah tepi kefakiran
Maka kita akan mengerti memiliki

Cobalah untuk diam, hening
Maka kita akan lebih dewasa menyikapi keramaian

Rasakanlah tepi pengkhianatan
Maka kita akan paham hakikat kesetiaan

Alamilah sensasi tepi ditinggalkan
Maka kita akan mengerti definisi menunggu

Lewatilah tepi kebencian
Maka kita akan paham tentang kasih sayang

Hidup adalah tepi-tepi pemahaman.
Yang saling bertolak belakang satu sama lain
Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali,
Kita akan memahami tepi satunya lagi


*repos-untuk.mu-

lingkaran nasib,,

Adakah yang menyatakan padamu,waktu adalah lingkaran nasib yang berputar tanpa henti?
siang-malam.pagi-petang.sepanjang tahun tak pernah berhenti.
dalam setiap kesempatan putaran nasibnya selalu terjadi banyak kemungkinan.Paralel.Bergerak serentak.
Jikalau waktu bisa dimampatkan menjadi benda padat lantas diletakkan diatas lintasan sirkular,maka kau akan menyaksikannya laksana tiga ekor kuda pacuan yang membelah sirkuit.kencang.memedihkan mata.berputar-putar tanpa henti.
Masalahnya,,,selama ini kita tak pernah terlalu peduli soal  rentetan detik dan menit kecuali menyangkut tentang kapan waktu makan?kapan hari libur?kapan waktu tidur?,,,,
kebanyakan dari kita lebih peduli tentang nasib.
Celakanya,,seperti halnya waktu.tak ada satupun diantara kita yang tahu persis apa hakikat nasib sebenarnya.
tidak seperti waktu,relativitas nasib sudah deterjemahkan dengan maju oleh manusia diseluruh muka bumi melalui ukuran tertentuyang sayang sekali ukuran tersebut mutlak berasal dari kesepakatan mereka.
Kesepakatan yang berani dan ceroboh sekali,,,,


# lingkaran nasib :'(
@10:29:29